Ide Dekorasi Saat Halloween!

Mendekorasi rumah dengan warna merah tua, orange, dan hitam biasanya sangat identik dengan suasana Halloween. Apalagi jika hiasannya ditambah dengan labu yang dipahat seperti bentuk wajah manusia tentu nuansa Halloween akan semakin terasa. Namun sebenarnya masih ada cara kreatif lainnya yang dapat Anda lakukan di rumah untuk menambah suasana seram saat merayakan Halloween tanpa harus repot – repot mengganti semua dekorasi rumah.

Cukup dengan menambahkan atau membuat beberapa ornament menari buatan sendiri, Anda ternyata dapat menciptakan dekorasi Halloween yang menarik di rumah. Lantas bagaimana caranya? Jangan khawatir yang diperlukan hanya kreativitas dalam memadukan beragam elemen serta mengolah berbagai barang yang sudah tersedia di rumah.

Ornamen Zombie

Anda tidak harus berdandan mirip zombie dengan baju robek dan mulut penuh darah. Tetapi Anda dapat menghias jendela atau dinding dengan gantungan atau bahkan membuat sendiri berbagai gambar zombie. Sekedar saran, cobalah menempatkan hiasan zombie tersebut di depan rumah atau jendela kamar Anda.

Hiasan Tengkorak

Dalam sebuah pesta Halloween, tengkorak tentu sudah menjadi hiasan yang sangat umum. Anda bisa memperoleh berbagai macam hiasan tengkorak untuk mendekorasi rumah Anda. Hiasan tersebut dapat diletakkan di depan pintu kamar atau di ruang keluarga. Biarkan saja imajinasi seram membayangi pikiran siapapun yang melihat hiasan tersebut.

Lego Horror

Siapa yang bilang bahwa lego harus terlihat seperti superhero? Lego yang memiliki nuansa menyeramkan dapat Anda buat sendiri. Anda bisa menempatkan susunan lego dengan tema horror di ruang tamu atau kamar tidur supaya dekorasi Halloween di dalam rumah terasa semakin menyeramkan.

Ornamen Ghostbusters

Semua tentu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Ghostbusters. Karya fiksi mengenai perjalanan pembasmi hantu tersebut selalu akan dikenang setiap waktu. Anda dapat menambahkan dekorasi ala Ghostbusters dengan cara menempelkan poster yang berkaitan dengan Ghostbusters atau menggunakan action figure yang bernuansa hotel.

Hiasan Dari Potongan Manekin

Biasanya manekin sering kita jumpai sebagai hiasan untuk memperkenalkan berbagai macam pakaian di toko – toko baju. Tetapi Anda dapat mengubah benda yang satu ini sebagai hiasan untuk dekorasi perayaan Halloween. Caranya juga sangat mudah yaitu pisahkan potongan kepala, tangan, dan kaki yang terdapat pada manekin. Kemudian tempatkan bagian – bagian tersebut secara terpisah.

Supaya nuansa seram dapat semakin kuat, Anda dapat menempatkan salah satu bagian dari manekin tersebut di sudut rumah atau lantai yang mempunyai area remang – remang. Tentu ini akan memberikan kesan yang lebih menyeramkan.

Demikian beberapa ide dan tips membuat dekorasi Halloween di rumah. Dengan membuat dekorasinya sendiri, Anda tentu dapat menghemat banyak biaya sekaligus dapat menghadirkan suasana Halloween yang benar – benar kuat di dalam rumah Anda sehingga tercipta suasana yang seram. Selamat merayakan Halloween!

Sejarah Mural..

Mural Berasal dari murus/kata dari bahasa latin yang memiliki dari dinding dalam pengertian kontemporer, moral adalah lukisan berukuran besar yang dibuat pada dinding interior ataupun eksterior. Langit-langit, atau bidang datar lainnya. Atau akarmuasal mural dimulai jauh sebelum  peradaban modern, bahkan diduga sejak 3000 tahun SM. Sejumlah gambar prasejarah pada dinding gua diantar mira, spanyol, dan blascau, perancis yang memiliki lukisan aksi-aksi berburu, meramu dan aktivitas religius, kerap kali disebut sebagai bentuk moral generasi 1. Moral di indonesia sudah ada sejak zaman kemerdekaan pada saat itu para pejuang mengekspresikan keinginannya melalui grafity. Walaupun dengan skill dan peralatan yang masih sederhana, kosep tulisan di dinding menjadi paling aman untuk mengekspresikan pendapat secara diam-diam pada saat itu (Gusman, 2005)

Beberapa tahun lalustdion gajayana malang dipenuhi oleh karya seni mural, namun kini telah lenyap oleh renovasi. Padahal ruang-ruang alternatif seperti ini cukup penting sebagai wadah ekspresi anak-anak muda. Konsekuensinya semakin banyak, muncul mural-mural di berbagai ruang publik di malang. Sebagian orang mungkin menganggao negatif, namun tidak bisa kita pungkiri saat ini kita berada ditengah budaya yang kompleks dan melahirkan warna-warna baru sebagai ekspresi seni. Mural mulai berkembang menjadi mural modern ditahun 1920-an di meksiko dengan pelopor nya antara lain Diego Rinera, Jose Clementre Orozko, dan David Alvaro. Tahun 1970-1990 mural mulai memperhatikan eksintesisnya dalam Jan-Mikel Busquets grafity nya disudut-sudut kota dan di new york dengan tulisan S.A.M.O. sebagai identitas. Hal ini kemudian menginspirasikan banyak seniman lain untuk berkarya di ruang publik. Salah satu seniman yang terpengaruh adalah Keith Haring yang kemudian banyak mengerjakan dan dianggap sebagai seniman mural selama karirnya (Sentosa, 2003)

Lukisan dinding roma : abad I-III Masehi

Lukisan dinding jauh lebih rentah jika dibandingkan dinding itu sendiri, maka tidak mengherankan kalau lukisan dinding dari masa kekaisaran roma tidak banyak yang tersisa. Banyak lukisan dinding yang masih selamat justru karena bencana alam yang membuatnya tertimbun dalam abu dan pasir, atau memang lukisan itu dibuat di bawah tanah. Sebagai contoh yang di pumpeii, doura-eurospus dan makam romawi mereka tidak terlalu terkenal, tetapi mereka menunjukkan bahwa dalam komunitas roma, sudah sewjarnya rumah didekorasi dengan sama halnya dengan menghias dengan mozaik

Mural memberikan definisi sebagai lukisan terbesar yang dibuat untuk mendukung ruang arsitektur, definisi tersebut bila diterjemahkan bisa lanjut, maka mural sebenarnya tidak bisa dilepaskan dari bangunan dalam hal ini dinding. Dinding dipandang tidak hanya sebagai pembatas ruang walaupun sekedar unsur yang harus ada dalam bangunan rumah atau gedung, namun di dinding juga dipandang sebagai medium untuk memperindah ruang. Kesan melengkapi arsitektur bisa dilihat pada bangunan gereja katolik yang bercorak batok yang melukis atap gerja yang biasanya berupa kubah dengan lukisan awan dan cerita di alkitab. Mural juga berarti lukisan yang dibuat langsung maupun tidak langsung pada permukaan dinding suatu bangunan, yang tidak langsung memiliki kesamaan dengan lukisan. Perbedaan nya terletak pada persyaratan khusus yang harus dipenuhi oleh lukisan dinding yaitu ketrkaitan nya dengan arsitektur atau bangunan, baik dari segi desain (memenuhi unsur estetika) maupun serat perawatan dan juga dari segi kenyamanan pengamatan nya (2000:76) mural dalam perjalanannya seni rupa tidak bisa dilepaskan dari zaman prasejarah kira-kira 31.500 tahun silam, ketika ada lukisan gua di-Lascaux, selatan perancis, mural y6ang dilukis orang-orang zaman prasejarah menggunakan cat air yang terbuat dari sari buah limun sebagai medianya. Lukisan mural pada zaman prasejarah ini paling banyak ditemukan di perancis. Di perancis, ada sekitar 150 tempat  mural ditemukan, kemudian di spanyol ada 128 tempat dan di italia mural ditemukan di 21 tempat.

Teori Sutherland mengatakan mural itu perilaku yang termasuk yang termasuk menyimpang dalam pergaulan yang begitu kurang diterima di masyarakat tetapi mural mengandung berbagai makna-makna yang terkandung dalam seninya. Maka dari itu mural bisa diterima di masyarakat karena bisa membuat orang menjadi berkarya seni dan berkreatif.

Pengertian Mural

Apa itu Mural? Apa sebenarnya yang dimaksud dengan mural? Mural merupakan sebuah kata yang cukup asing di dengar bagi sebagian orang khususnya orang awam. Namun sebenarnya kebanyakan dari orang-orang tersebut sebenarnya telah melihat secara langsung apa itu mural bahkan bisa jadi sering.

Pengertian mural menurut bahasa yaitu mural berasal dari bahasa latin yaitu dari kata “Murus” yang berarti dinding. Secara luas pengertian mural adalah menggambar atau melukis di atas media dinding, tembok atau media luas lainnya yang bersifat permanen. Nah, dari pengertian mural atau arti mural di atas sudah cukup memberi pencerahan kan mengenai apa itu mural sebenarnya? Jadi, lukisan atau gambar apapun yang dibuat pada media permanen seperti lantai, meja, langit-langit itu juga termasuk ke dalam mural.

Rumah Nyaman ya Rumah Jawa..

Rumah adat jawa ini menurut saya rumah yang nyaman, jika melihat rumah jawa yang ada pendoponya saya merasa hawa di sekitar situ sangat segar dan rasanya ingin punya rumah seperti itu (haha). Apalagi rumah jawa yang ada pendoponya dikelilingi dengan sawah.. 🙂

Ya mungkin masih belom banyak tau kan apa sih titik kenyamanan rumah jawa.. yuk simak.. 😀

Atap rumah Jawa diyakini sebagai lambang status sosial penghuninya

Atap rumah Jawa memiliki banyak ragam model. Tetapi tahukah kamu bahwa atap-atap tersebut memiliki arti tertentu. Ya, perbedaan model atap rumah Jawa melambangkan status sosial penghuninya. Terdapat lima jenis rumah yang memiliki atap berbeda, yaitu Panggang Pe, Kampung, Limasan, Joglo, dan Tajug.

Atap rumah Panggang Pe merupakan atap yang paling sederhana dibanding empat model lainnya karena berbentuk miring ke satu sisi atau berat sebelah. Biasanya rumah ini digunakan sebagai tempat tinggal sekaligus warung untuk berjualan. Rumah Kampung merupakan rumah rakyat biasa yang memiliki bentuk atap seimbang antara sisi kiri dan kanannya sehingga membentuk segitiga runcing.

Rumah Limasan adalah rumah yang bisa dikatakan memiliki strata cukup tinggi dan paling banyak digunakan oleh rakyat Jawa. Berbeda dengan rumah Kampung, atap rumah Limasan menutupi bagian atas rumah pada empat sisinya dan berbentuk segitiga tumpul.

Rumah  Joglo adalah rumah yang paling mewah. Biasanya yang menempati rumah Joglo adalah bangsawan. Atap utamanya berbentuk curam dan tiang lanjutannya melandai tetapi tidak sepanjang rumah Limasan. Terakhir, rumah Tajug merupakan rumah yang kerap dipakai sebagai masjid. Rumah Tajug memiliki bentuk atap yang runcing dengan empat sisi.

Arsitektur rumah Jawa menginspirasi bangunan Kolonial Belanda

Saat masa kolonialisasi Belanda di Indonesia, para penjajah mendirikan banyak gedung dan rumah. Ternyata, mereka mengadopsi gaya arsitektur rumah Jawa, lho! Hal ini dikarenakan rumah Jawa punya bentuk bangunan yang mampu melawan terik panas matahari dan derasnya hujan. Meski terpapar panas dan hujan, rumah Jawa tetap memiliki sirkulasi udara yang baik di dalamnya.

Rumah Jawa sudah ada sejak zaman Kerajaan Mataram Kuno

Fakta ketiga ini bisa terlihat di relief Candi Borobudur. Relief tersebut menggambarkan rumah penduduk yang berbentuk seperti rumah Jawa sekarang, tetapi memiliki jarak antara tanah dengan rumah, atau dalam kata lain seperti rumah panggung. Bahan material rumah yang dipakai  saat itu adalah anyaman bambu atau kayu.

Rumah tersebut memiliki pola lantai berbentuk persegi panjang seperti rumah Jawa Limasan atau Joglo. Atapnya menggunakan atap rumah Limasan, Kampung, dan Tajuk.

Rumah Jawa terbagi dalam tiga bagian utama

Sebuah rumah Jawa biasanya dibagi ke dalam tiga bagian, yaitu pendapa, pringgitan, dan dalem. Pendapa merupakan teras atau paviliun yang terletak di depan rumah Jawa. Fungsi dari pendapa adalah untuk menerima tamu atau mengadakan pertemuan. Setelah memasuki pendapa, kamu akan masuk ke pringgitan.

Pringgitan adalah bagian yang menjadi penghubung antara pendapadengan omah yang berfungsi sebagai tempat orang Jawa bermain wayang. Dalem adalah bagian utama yang berbentuk persegi atau persegi panjang yang berfungsi sebagai tempat penghuni tinggal.

Rumah Jawa kerap dikaitkan dengan keberadaan Dewi Sri

Sebagian besar penghuni rumah Jawa bermata pencaharian sebagai petani. Mereka menyimpan hasil panennya di rumah mereka. Mereka pun percaya bahwa dewi padi, Dewi Sri, mampu memberi kebahagiaan dan kemakmuran. Maka dari itu, ada bagian yang diperuntukkan bagi Dewi Sri yaitu ruangan krobongan.

Krobongan merupakan bagian dari senthong (kamar di di dalem) yang digunakan untuk memuja Dewi Sri. Ruangan ini dihias seindah mungkin karena diyakini sebagai tempat tinggal Dewi Sri di dalam rumah.

Pada intinya, rumah Jawa tidak sembarangan dibangun dan tidak terbatas pada estetikanya saja. Akan tetapi, rumah ini dibuat dengan makna dan penghitungan tertentu. Maka dari itu, kita patut menghargai warisan budaya yang sudah ada sejak lama ini. Yuk, kita lestarikan warisan budaya Indonesia!

Cara Membuat Kamar Kedap Suara, YEY!

Pasang tirai suara (sound curtain) atau selimut tebal. 

Anda dapat menyerap sedikit suara dengan memasang selimut tebal di dinding. Jika Anda berkenan untuk membelanjakan sedikit uang, belilah tirai suara yang tebal sebagai gantinya. Jika Anda memiliki dinding yang tebal dan terisolasi, ini akan memiliki sedikit efek tambahan.

Gunakan rak buku. 

Anda bisa membuat dinding menjadi lebih tebal dan lebih kedap suara hanya dengan menggunakan rak buku. Tutupi dinding dengan rak buku yang diisi buku untuk mendapatkan penghalang suara yang cukup efektif. Selain itu, Anda juga akan memiliki perpustakaan yang cantik sebagai bonus tambahan.

Ganjal benda-benda yang mudah goyah. 

Pernahkah Anda mendengar tetangga yang memutar musik dengan sangat keras dan menghasilkan suara yang mendengung, gemeretak dan bergetar dahsyat? Ya, itulah alasan mengapa Anda harus mengganjal benda-benda seperti pengeras suara. Gunakan bantalan peredam getaran agar benda-benda seperti pengeras suara tidak mengganggu orang-orang di sekitar Anda.

Pasang door sweep (bantalan karet seperti sapu yang dipasang di bawah pintu). 

Paku bantalan karet ini di bagian bawah pintu untuk menutup celah. Jika celahnya terlalu lebar untuk ditutup dengan sweep, pasang selembar kayu di bagian bawah pintu terlebih dahulu

Gunakan panel pengganjal akustik. 

Beli panel yang berukuran 30,5 x 30,5 cm dengan lekukan sedalam 5 cm. Panel ini sangat bagus dalam menyerap suara dengan frekuensi rendah hingga tinggi. Beberapa panel telah dilengkapi dengan lem perekat. Gunakan lem semprot untuk melekatkan panel ke dinding dan langit-langit jika panelnya tidak dilengkapi dengan lem perekat. Anda dapat menutupi semua atau sebagian permukaan, tergantung pada tingkat kekedapan yang Anda inginkan. Ini akan meredam ‘kebisingan’ di dalam ruangan dan membuat telinga Anda nyaman, terutama jika ruangannya digunakan untuk latihan musik. Gunakan panel yang sebagian besar bahannya dari fiberglass dengan lapisan luar terbuat dari Mylar tipis yang berlubang. Jenis panel seperti ini paling unggul dalam hal penyerapan suara di antara hampir semua panel peredam kecuali panel khusus yang berharga paling mahal. Manfaat yang Anda dapatkan sangat sepadan dengan uang yang Anda keluarkan, jauh lebih baik daripada produk lain di pasar.

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!