Tips Mengatasi Rumah Kotor

Indoor Air Pollution atau polusi udara bisa terjadi di dalam ruangan tanpa Anda sadari. Kotoran-kotoran yang masuk seperti rambut dari hewan peliharaan, partikel halus, serta karbon monoksida bisa memiliki efek serius dan berjangka panjang untuk kesehatan Anda loh. Ini akan memberikan efek gangguan sehari-hari seperti mata kering, sakit kepala, atau kelelahan sebenarnya bisa diakibatkan oleh kualitas udara buruk yang ada di dalam rumah Anda.

Dan kemungkinan anda tidak tahu bahwa penyebabnya adalah udara kotor tersebut. Maka dari itu sebaiknya Anda dapat meluangkan waktu untuk memperbaiki udara yang Anda hirup dalam rumah. Ada beberapa cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan aliran oksigen dalam rumah dan mengurangi alergan di dalam ruangan seperti dikutip dari IDEA online.

1. Bersihkan Ventilasi Udara

Hal pertama yang dapat Anda lakukan ialah dengan membersihkan ventilasi udara. Buka jendela, bersihkan saringan udara di dalam rumah. AC juga merupakan faktor menjadi salah satu tempat yang benyak menyiman debu dan kotoran. Lakukan secara rutin untuk membersihkan AC dan mengganti filternya

2.Ganti dan Bersihkan Tempat Tidur Secara Teratur (Terutama Bantal)

Ternyata kualitas udara di tempat tidur juga bisa sangat buruk sehingga sering disebut sebagai “mimpi buruk”. Biasakan untuk mencuci bantal, seprai dan selimut tiap minggu atau investasi pelindung bantal yang ada anti alergi untuk mengurangi paparan alergen dan tungau debu saat tidur.

3. Beli Tanaman

Karena kemampuan tanaman ialah untuk menyaring karbondioksida, tanaman hias tertentu sebenarnya dikenal untuk membersihkan udara dalam ruangan Anda.

Sebaiknya pilihlah beberapa tanaman hias yang sehat dalam ruangan Anda agar bisa digunakan untuk menyerap racun dalam ruangan dan memulai produksi oksigen.

4. Ganti Deterjen dan Pelembut Kain

Deterjen cucian dan pelembut yang biasa digunakan sering kali mengandung bahan beracun (karsinogen) yang dimana ini dapat mempengaruhi kondisi paru-paru, hidung, dan tenggorokan Anda. Jadi, pilihlah deterjen yang ramah lingkungan dan natural untuk digunakan sehari-hari.

5. Lupakan Penyegar Udara

Menurut sebuah studi oleh Natural Resources Defense Council (NRDC), penyegar udara dan pembersih udara yang dibeli di toko mengandung sejumlah bahan beracun seperti aseton, butana, propana, dan formaldehid yang dimana semuanya terkait dengan penyakit pernafasan serius. Sebelum Anda menggunakan semprotan pengharum ruangan yang berbahaya, coba buka jendela dan biarkan udara segar masuk ke dalam rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *